Selasa, 09 November 2010

MENGENAL EXTRUDE LEBIH DALAM ( Copy Dari Blog Skolah)

Membuat Extrude di solidworks
Basic design 3D pada semua aplikasi CAD yang harus kita ketahui adalah Extrude. Extrude pada dasarnya hanya sebuah gambar garis atau kurva tertutup 2D yang diberi ketebalan sehingga menjadi gambar berbasis 3D. berikut cara pembuatannya di SolidWorks.
Ada tiga pilihan untuk melakukan Extrude pada SolidWorks Yaitu:
  1. Extruded Bos .
  2. Extruded Cut  .
  3. Extruded Surface .
Dan untuk membuat Extrude kita harus mempunyai sebuah gambar sket 2D dalam sebuah kurva tertutup. Sebagai permulaan kita akan membuat gambar sket2D yang nanti akan kita Extrude dan satu persatu pola Extrude akan kita jelaskan secara detail. Untuk pertama kita akan membuat sebuat part berbentuk Cylinder.
  1. Klik New pada standard Toolbars .
  2. Pada Tampilan Klik Part
  3. Klik Urutan nomor sesuai pada gambar.
    1. Klik Sketch kemudian.
    2. Pilih Top Plane ( sampai garis Top Plane berubah berwarna Orange ).
    3. Pilih Icon Normal view.
  4. Buatlah sebuah Lingkaran dengan
    1. Klik Circle   pada Standard Toolbar .
    2. Pilih Titik Origin pada Area gambar,  tarik lingkaran kearah luar Dan pada tab Modify  beri ukuran diameter Ø100 .
    3. Klik   pada Feature Manager. Lalu Keluar dari mode Sketch.
  5. Membuat Extrude Bos dari sketch yang kita buat tadi.
    1. Klik Tab Features. Pilih Icon Extrude Bos pada standard toolbar
    2. Pada Properti Manager. Direction 1, masukkan Nilai 100 untuk menentukan tinggi Extrude Bos
    3. Kemudian Klik Selesai  Untuk keluar dari mode Extrude Bos. Maka sebuah Extrude Bos  akan muncul dengan tinggi 100 dan diameter 100, sebuah icon Feature Extrude1 akan dimunculkan di kolom Feature Manager.
  6. Membuat Extrude Cut . Langkah pertama adalah
    1. Pilih icon Extrude Cut   Pada Standard Toolbar 
    2. Sorot Permukaan Extrude Bos yang telah dibuat tadi sampai terlihat garis melingkar lalu klik.
    3. Dan anda akan dibawah kedalam mode Sketch, kemudian buatlah lingkaran ditengah gambar Cylinder  dengan diameter Ø80 mm.
    4. Kemudian Klik Sketch Untuk Selesai membuat sketch. Lalu klik  untuk keluar dari mode sketch
  7. Setelah itu anda akan otomatis di bawah ke mode Extruded Cut.
    1. Pada Mode Extrude Cut. Pada Feature Manager dibawah Extruded. Pilih Direction 1,  Pilih Opsi Through All. Lalu Klik   untuk keluar dari opsi Extruded Cut.
    2. Extruded Bos Yang tadi kita buat akan terlihat sudah berlubang dengan Ø80mm. dan pada Feature manager sebuah Icon Extrude2 akan terlihat.
       
Untuk membuat Extrude ada beberapa Pilihan mode yang disediakan SolidWorks Sesuai kebutuhan Pemakai. Pada DropDown menu dibawah  tab Form Extrude. Pilihan itu antara Lain:
· Sketch Plane (Opsi pilihan pertama)
· Surface/Face/Plane
· Vertes
· Offset
Dan pada Property Manager dibawah  Tab Form ada pilihan Direction 1, bagian DropDown Menu juga tersedia Beberapa pilihan bagaimana Extrude itu akan ditampilkan. Pilihan itu antara lain:
· Blind
· Through All
· Up To Next
· Up To Vertex
· Up To Surface
· Offset From Surface
· Up To Body
· Mid Plane
Opsi pilihan dan fungsi Pemakaian akan dibahas sebagai berikut.
Extruded Property Manager
Pada Property Manager Bagian Form Ada 4 Pilihan DropDown Menu yang akan kita jelaskan beserta contohnya.
Sketch Plane
Adalah Pilihan pertama saat kita akan ke Mode Extruded. Extruded Dibuat Tepat di atas Sketch Plane yang kita buat
. Pada contoh  Extrude dengan tinggi 70 tepat diatas Plane sketch lingkaran.
Surface/Face/Plane
Dimana Pada mode ini Proses Extrude dipilih pada permukaan Part Bos yang kita buat dengan tinggi 70. Saat membuat Extrude ini kita terlebih dahulu memilih permukaan part yang akan menjadi Dasar (Base) untuk dipilih yang selanjutnya akan terbentuk extruded pada part yang kita sorot
.
Vertex
Mode Dimana Kita Memilih
Vertex (sudut) atau Edge yang menjadi acuan dimana Extruded dimulai seperti yang diperlihatkan pada gambar. Dimana kita memilih Vertex dengan tinggi extrude 70
Offset  
 Mode Extruded ini dimana kita memilih proses Extruded dimulai dengan memberi jarak  sebelum proses Extruded dibuat seperti contoh dengan memberi jarak 20mm sebelum proses Extruded.
Dibawah Tab Direction ada Pilihan Merge Result   dimana Extruded yang kita buat digabung menjadi satu part dengan part yang terhubung bilah di centang. Dan bila tidak di centang berarti Extrude Boss yang kita buat berdiri sendiri.
             
Extruded Cut 
Extrude Cut memberikan 2 pilihan Extrude. Flip Side Up di centang atau tidak. Bisa dilihat pada contoh gambar hasil Extrude Cut dimana jika Flip Side to Cut dicentang ataupun sebaliknya
Extrude Dengan Thickness
Selanjutnya  kita membuat sebuah Extrude dari sebuah garis tunggal, caranya.
1. Klik Extruded Bos   lalu pilih Top Plane    kemudian.
2. Klik Icon Line  . Buatlah sebuah garis sepanjang 30mm. lalu lihatlah perubahan dengan mengganti Nilai Depth    menjadi 10 atau sesuai keinginan anda. Hanya dari sebuah garis anda bisa membuat balok sepanjang 30mm dan tebal 10mm. beberapa opsi bisa anda atur untuk membuat pembuatan Extrude bisa lebih cepat.    
Extruded Dengan Sudut kemiringan
Berikutnya kita membuat Extruded dengan sudut kemiringan dengan cara, buatlah sebuah lingkaran berdiameter 20mm. Ikutilah contoh gambar dibawah. Untuk mengaktifkan Extruded dengan sudut, aktifkan Icon
Draft dan isi Colom dengan nilai seperti tertera pada gambar. Untuk dept 10mm dengan Draft 30 deg. lalu centang Draft Outward untuk melihat hasil Extruded tadi.Perbedaan yang terjadi jika Draft outward dicentang atau tidak
Extruded Surface
Pembahasan terakhir mengenai Extrude adalah Extrude surface dimana pemakaiannya hampir sama dengan penjelasan penjelasan sebelumnya. Perbedaan hanya pada ketebalan dimana Estrude surface lebih cenderung berbentuk lembaran seperti plat tipis.
Berikut contoh gambar yang sudah jadi dengan SolidWorks yang banyak menggunakan perintah Extrude.
 |  |
Tutorial pada blog ini bisa anda copy/Paste tanpa perlu Izin dari penulis “Ilmu tidak disimpan dalam rak rak fikiran kita yang sempit tapi disebarluaskan ke khalayak

di koment kalo ada kekurangan

MEMBUAT SWEPT TAPI BISA DI APLIKASIKAN DALAM MENGGAMBAR BANGUNAN (Copy Dari Blog Sekolah)

Untuk membuat sebuah bentuk dengan Swept dibutuhkan dua buah Gambar. Gambar pertama adalah bentuk atau pola dan Gambart kedua adalah alur atau Pathnya. Jadi sebelum perintah swept kita jalankan, terlebih dahulu kita sudah harus mempunyai dua Gambar sebagai dasar acuan pembuatan swept.
Untuk memudahkan kita memahami swept kita akan memberi sebuah contoh part yang dibuat dengan swept.
Pertama adalah membuat Gambar Pathnya atau alur:
  • Masuklah kedalam mode Sketch . Klik sketch
  • Buatlah gambar seperti contoh berikut dengan memakai Line dan Fillet.
  • Gambar yang anda buat tidak harus seperti contoh, anda bisa membuat kreasi sendiri dengan ukuran yang anda tetapkan sendiri. Gambar ini hanya sebagai acuan saja
  • Setelah gambar yang anda buat jadi, keluarlah dari mode Sketch .
  • Klik icon Plane atau Pada menu Bar klik InsertReference Geometry – Pilih Plane.
  • Pada panel Modify Plane, Pilih Normal To Curve. Klik Line pada salah bagian ujung garis Sampai terbentuk bentuk segiempat seperti gambar. Klik oke untuk keluar dari panel Modify Plane dan sebuah icon Plane1 akan muncul pada property manager
    Tab Properti Manager
  • Masuk ke mode Sketch pilih Plane1 tadi. Lalu buatlah sebuah Gambar sebagai pola yang akan kita Swept nanti.
  • Klik normal to untuk memudahkan membuat pola yang kita inginkan. Bentuk polanya kira kira seperti gambar dibawah dan pada saat membuat pola agar tetap pada titik origin, pola untuk membuat swept haruslah kurva tertutup, anda bisa berkreasi sendiri. 
    Pastikan titik origin di tengah gambar

    Lalu klik keluar dari mode Sketch.
  • Pilih Icon  Trimetric, gambar kira kira terlihat seperti dibawah. 
    Sketch 1 sebagai alur, Sketch 2 sebagai Pola

    Dari proses tadi kita telah membuat dua buah Ganbar, yaitu yang pertama adalah path atau alur dan kedua adalah pola atau model. Akan terlihat 2 icon pada property manager sebagai dasar pembuatan Swept.
  • Icon Sketch1 sebagai alur dan sketch2 sebagai polanya seperti terlihat pada gambar, kedua gambar tadi telah terhubung karena kita membuat gambar pada titik origin Plane1 .
  • Selanjutnya masuk mode Features . Klik swept Boss . anda akan dibawah ke Modify Panel Swept
    Terlihat pada panel Modify Sweep. Untuk profile atau pola kita memilih Sketch2 dan alurnya Sketch1. Seperti gambar di atas
Gambar akhir seperti terlihat dibawah setelah keluar dari modeSwept dan Pada property manager akan muncul satu icon Swept dan dibawahnya 2 buah icon sket sebagai dasar pembentuk swept tadi.
Panel Modify Swept
Selanjutnya kita akan lebih mengenal pilihan pilihan apa saja pada mode Swept yang bisa kita buat pada panel Modify swept, tapi sebelumnya kita membuat sket pembentuk Swept seperti pembahasan sebelumnya untuk lebih memudahkan memahaminya.
  • Buatlah Sket Profile dan Path seperti sket dibawah. Sebaiknya ikuti langkah yang telah diberikan 
    Bentuk dari sket yang kita buat akan seperti gambar di atas
  • Masuk Ke Tab features pilih Swept . Pada modify panel di isian Profile and Path. Pilih Sketch2 sebagai Profilenya dan Sketch1 sebagai path. Standard Swept pada Modify Panel tab Options akan memilih otomatis mode Follow Path sampai anda memilih DropDown Menu dimana ada 6 pilihan yang akan diberikan Tab Options, dimana Pilihan Mode Swept normalnya adalah Follow Path sampai kita memilihnya pada DropDown menu. 
    Tab Options dimana Pilihan Mode Swept normalnya adalah Follow Path sampai kita memilihnya pada DropDown menu
  1. Follow Path 
    Pembuatan Swept mengikuti Alur atau Path
  2. Keep Normal Constant 
    Pembuatan Swept mengikuti Alur Constang pada Profile pembentuknya
  3. Follow path and 1St guide Curve
  4. Follow 1St and 2nd guide Curve
  5. Twist Along Path…..Twist Along Path (Puntiran sepanjang alur) dengan memasukkan nilai dengan mengisi “Define By” dengan tiga pilihan dropdown menu. I.Degree ( Memasukkan Nilai dengan derajat puntiran sepanjang alur ). II.Radians (Memasukkan Nilai dengan Radius Puntiran sepanjang alur ). III.Turn (Memasukkan nilai dengan jumlah berapa kali puntiran sepanjang alur ).
  6. Twist Along path With Normal Constant
Swept Cut
Pada pembahasan ini kita akan memberikan contoh langsung pemakaian Swept Cut.  Buatlah sebuah sket diatas swept boss yang telah kita buat tadi. Caranya;
  • Masuk ke Mode Sketch Sorot bagian atas Swept Boss Tadi dan buatlah Polygon dengan diameter Ø20 pada ujung Swept Boss. sket ini sebagai Profile dari Swept yang nanti akan kita buat, seperti contoh gambar dibawah.Masukkan nilai sesuai petunjuk gambar.
  • Keluar dari Mode Sketch pembuatan Profile.   Selanjutnya membuat Path (alur) Swept. Dengan cara Klik Line . Pilih Front Plane Pada dropdown Menu. Part seperti gambar dibawah. 
    Pilih Icon Front Plane/ ditandai dengan garis berwarna Oranges
  • Buatlah Sebuah Line tepat ditengah Polygon Sket Profile yang kita telah buat sebelumnya. Lalu sebuah lingkaran dengan radius 30 seperti contoh gambar dibawah ini. Sebagai alur Swept Cut nantinya.
  • Keluar dari mode Sketch Pilih Swept Cut . Pada modify Panel Pilih Profile Poligon(sketch3) dan Pathnya (Sketch4).
  • Untuk contoh Perubahan anda bisa merubah Modify panel pada Orientation/Twist Type pada Drop Down Menu.
  • Dan anda bisa merubah Nilai “Define By” dengan Nilai nilai tertentu untuk melihat akibatnya. 
    Beberapa bentuk perubahan yang terjadi
Swept Surface
Pembahasan terakhir adalah Swept Surface. Yang membedakan Swept surface tidak mempunyai ketebalan hanya berupa lembar tipis yang dibentuknya. Sedangkan swept Boss berbentuk padat.

Contoh Swepth Surface dengan lubang apda tengah.